DPKPP, PADAKEMBANG – Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (DPKPP) Kabupaten Tasikmalaya menyelenggarakan acara "Sinkronisasi Data Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan serta Sosialisasi Sistem Integrasi Penguatan Data Pangan Strategis (SI PDPS) Tahun 2026" yang bertempat di UPTD BBI Rancapaku, Padakembang pada Kamis, 16 April 2026.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Pertanian, Ketahanan pangan dan Perikanan, Aneu Susana, S.P, M.Si mewakili Kepala Dinas DPKPP. Turut hadir dalam acara tersebut Pengelola Data dan Informasi, Bidang Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan, serta Kepala Bidang Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan, beserta para Penyuluh Pertanian Kementerian Pertanian.
Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas menekankan bahwa sektor pertanian merupakan tulang punggung ekonomi Kabupaten Tasikmalaya dengan kontribusi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai 33,52%. Ia menegaskan bahwa akurasi data adalah kunci utama dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.
Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus mendorong modernisasi pertanian melalui penggunaan sistem informasi. Sejak diluncurkan pada tahun 2020, SI PDPS (Sistem Informasi Pengumpulan Data Pangan Strategis) telah menjadi instrumen penting yang berbasis tabular dan spasial untuk memantau luas tanam, varietas, hingga status bantuan pemerintah secara real-time.
Beberapa poin penting mengapa sinkronisasi data ini krusial antara lain:
- Pengambilan Keputusan: Menentukan waktu tanam dan pemilihan varietas yang tepat.
- Manajemen Risiko: Memitigasi potensi bencana seperti banjir atau serangan hama melalui data iklim.
- Efisiensi Sumber Daya: Mengurangi pemborosan pupuk dan air demi pertanian berkelanjutan.
- Akses Pasar: Membantu petani menyesuaikan produksi dengan permintaan pasar global.
Langkah sinkronisasi data ini juga sejalan dengan arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang menargetkan Indonesia mencapai swasembada pangan dalam waktu 4-5 tahun ke depan. Melalui data yang akurat, diharapkan Indonesia mampu menjadi lumbung pangan dunia dan mengurangi ketergantungan pada impor. Menutup sambutannya, Sekretaris Dinas menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petugas lapangan dan penyuluh yang telah bekerja keras mengumpulkan data di lapangan demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya.
Tag:
Berita Terbaru